Dewan Dakwah Aceh konsisten lakukan pembinaan mualaf

Dewan dakwah Aceh melalui bidang pembinaan mualaf pada tanggal 20 Juni 2020 kembali mendapat amanah dari umat untuk melakukan pembinaan satu keluarga mualaf yang berjumlah 5 orang terdiri suami istri dan tiga orang anak( Junaidi Damanik, Juliana sipayung Delfani, Gedion, gabrel), keluarga mualaf tersebut setelah melakukan prosesi pengucapan syahadat di masjid raya Baiturrahman Banda Aceh pada 15 Juni 2020, selanjutnya mendapatkan pembinaan di salah satu Dayah Banda Aceh, kemudian sebelum kembali ke kampung halaman di desa Dolok Saribu bangun kec silou kahean Simalungun Sumut, kembali memperkuat n menambah pengetahuan agamanya di markas dewan dakwah Aceh,
Kabid. bidang pembinaan mualaf Aceh, Ust.Ghazali Adam, SAg. MA, Menyampaikan bahwa proses pembinaan dan penguatan Aqidah akan berlangsung selama 2 Minggu dg materi, Aqidah, fiqih Ibadah wudhuk dan , shalat, akhlak, dan membaca Iqrak, kegiatan akan dibimbing oleh Para Ust, di dewan Dakwah, Tgk.Dr.Hasanuddin Yusuf Adan MCl, Dr.Muhammad AR, MEd, Muhammad Muslim,MA, Ghazali Adam, MA, dan para ust lainnya, serta para mahasiswa ADI dewan Dakwah. Selanjutnya juga akan dilakukan kordinasi dg dewan dakwah Sumut dan lembaga terkait untuk pembinaan lebih lanjut.
Junaidi Damanik sebagai kepala keluarga merasa sangat senang dg masuk Islam serta dengan sambutan masyarakat Aceh n belajar di markas dewan dakwah.
Sementara itu, bapak Suparman salah seorang pengusaha Aceh yg merupakan fasilitator masuknya Junaidi Damanik ke dalam Islam , menuturkan, bahwa proses yg mereka jalani untuk masuk Islam menempuh perjalanan panjang yang akhirnya dg Izin Allah mereka dapat datang ke Banda Aceh dan mengucapkan syahadat di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh.
ketuaDewan dakwah Aceh Tgk.Dr.Hasanuddin Yusuf Adan, MCl. Menyampaikan bahwa pembinaan mualaf memiliki kedudukan yg sangat mulia dalam Islam pahalanya melebihi harta termahal yg dimiliki seseorang, program ini merupakan salah satu program prioritas Dewan dakwah Aceh, dimana kami mendirikan Akademi Dakwah Indonesia yg merekrut mahasiswa dari berbagai daerah perbatasan Aceh yg sangat rawan pendangkalan Aqidah selanjutnya dibina secara intensif selama satu tahun setelah itu melanjutkan pendidikan S1 ke STID M.Nasir di Jakarta, setelah menyelesaikan pendidikan mereka akan dikirim ke kampung halaman untuk ikut melakukan pembinaan di daerah masing2. kita juga kerap melakukan pembinaan mualaf bekerjasama dengan Baitulmal Aceh dan Forum dakwah perbatasan semoga program ini dapat terus berjalan, Dewan dakwah siap bekerja sama dg pihak pemerintah, lembaga maupun perorangan,untuk pembinaan mualaf dan pembinaan umat secara umum. Jika ada mualaf yg membutuhkan pembinaan kami siap untuk bekerjasaman pungkas dosen senior fakultas syariah UIN Ar-Raniry ini.