Majlis Syura Dewan Da’wah Aceh Terpilih Sebagai Anggota DPD RI

Akhirnya terbukti penyelesaian konflik Aceh tidak selesai dengan perang, tetapi melalui perjanjian damai lewat MoU Helsinki. Hanya saja disayangkan kewenangan pemerintah pusat lebih banyak terhadap Aceh—ada 6 bidang; urusan luar negeri, pertahanan dari luar, moneter dan fiskal, kekuasaan kehakiman, keamanan nasional dan agama—dibandingkan apa yang pernah diperjuangkan oleh Ghazali Abbas Adan.

Kiranya dengan pengalaman yang ada, kendati konteks dan waktu berbeda, kiranya apa yang pernah dilakukan dulu oleh Ghazali Abbas dapat dipertahankan dan ditingkatkan dalam rangka menunaikan amanah rakyat Aceh. Ekpektasi rakyat sangat besar dipundaknya, ditengah lemahnya kinerja sebagian besar anggota parlemen Aceh selama ini baik di tingkat nasional maupun daerah (said)

Pernyataan Sikap Ormas dan OKP Islam Aceh

Sejalan dengan pernyataan diatas, kami atas nama Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI) Aceh dengan ini  menyatakan sikap sebagai berikut:

  1. Mendesak seluruh partai Politik Islam untuk berkoalisi mengusung satu Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden. Hal ini            mempertimbangkan dengan bersatunya partai politik Islam ini akan tergabung lebih dari 30% suara seluruh partai politik Islam.
  2. Dengan berkoalisinya seluruh partai politik islam akan menjadi momentum dalam mempersatukan aspirasi ummat Islam di seluruh Indonesia dalam rangka mewujudkan NKRI Bersyariah.
  3. Jika pimpinan parpol tidak merespon  aspirasi ormas dan ummat Islam ini, maka kepercayaan ummat kepada parpol Islam akan    luntur dan melukai mayoritas masyarakat Indonesia yang muslim.
  4. Kami tidak bermaksud kecuali melakukan perbaikan semampu kami, sementara pentunjuk dan hidayah hanyalah milik Allah Swt..

 

 

Banda Aceh, 13 April 2014

Ormas/OKP yang hadir:

Dewan Dakwah Aceh,  KAMMI Aceh, PII Aceh, KB PII Aceh, Wahdah Islamiyah Aceh, Dewan Mesjid Indonesia (DMI Aceh), Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI Aceh), PDDA Aceh, IKatan Alumni Timur Tengah (IKAT), IMM Aceh, PW Al-Washliyah Aceh, Fatayat NU, PMII, PB RTA, Hidayatullah, HMI, IKADI , BEM Unsyiah, BKPRMI Aceh, FSLDK Aceh, IPSA, Lingkaran Aceh, LCA, AMPM Aceh, Harakah Mas’udiyah Islamiyah Aceh (PB HAMASAH), ISKADA, ‘Adnin Foundation Aceh, Arimatea Aceh, FPI Aceh

 

Tembusan :

  1. Pimpinan DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Banda Aceh

2.DP Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

3. DP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)

4. DP Partai Amanat Nasional (PAN)

5.DP Partai Bulan Bintang (PBB)

6.

  1. Arsip,-

Safari Ramadhan

Dalam waktu yang terbatas tersebut ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan, di antaranya ceramah ramadhan, pengajian ibu-ibu, remaja dan khutbah Jum’at.

Bagi Sembako

Selain kegiatan pengajian dan ceramah, Dewan Da’wah juga menyalurkan sembako dalam bentuk iftar (buka puasa) dan Zakatul Fitri untuk 60 keluarga miskin. Bantuan berupa beras, minyak makan, gula, tepung dan The itu berasal dari Lazis DEwan Da’wah yang bekerja sama dnegan Muslime Helfen German.

Teungku Ghaibi, selaku tokoh masyarakat di Alue Riyeung, Pulo Nasi mengucapkan terima kasih atas kegiatan yang selama ini dilaksanakan oleh Dewan Da’wah di pulo nasi. Seraya berharap, supaya banyak lembaga Islam lain yang ambil peduli untuk pembinaan masyarakat kami di pulo, yang sangat kurang diperhatikan.

 

Banda Aceh, 11 Agustus 2011

 

Said Azhar

Sekjen Dewan Da’wah Aceh

PEMBAGIAN ZAKATUL FITRI DI MA’HAD AR-RABWAH

Selain di Rumpet paket Iftar dan Zakatul fitr di salurkan juga untuk anak yatim , fakir miskin dan muallaf  yang sedang nyantri di Ma’had yang turut dibina oleh Dewan Da’wah Aceh, yakni Ma’had Ar-Rabwah Krueng Lam Kareung Indrapuri Aceh Besar sebanyak 100 paket. Sebagian besar santri tersebut erasal dari daerah perbatasan Aceh dengan Sumatera Utara; Aceh Singkil, Aceh Tenggara, Subulussalam, Aceh Tamiang dan Sinabang, sebagai daerah-daerah yang rawan pendangkalan aqidah.

Ustadz Ridwan, selaku pimpinan Ma’had menyatakan kegembiraan dan terima kasih atas bantuan ini. Karena saat ini santri yang sedang belajar di ma’had kami benar-benar dalam keadaan krisis bantuan. Karena komitmen bantuan dari donatur sebelumnya tidak mencukupi semua kebutuhan anak-anak, demikian imbuhnya seraya berharap bantuan ini dapat berlanjut dan kalau memang ada bantuan-bantuan lain dapat disalurkan dengan langsung mendatangi ma’had kami.

Sementara sisanya100 paket, 60 paket lagi akan disalurkan untuk kaum dhuafa di Pulo Nasi, yang selama ini juga menjadi daerah binaan Dewan Da’wah melalui pengiriman khatib dan guru pengajian secara rutin setiap bulan, dan 40 paket lagi akan disalurkan di Pidie.

 

Banda Aceh, 3 Agustus 2011

Panitia Pelaksana,

Said Azhar

koordinator

Kegiatan Ramadhan Bersama Dewan Da’wah Pidie

Di tengah hiruk pikuk pemilukada dalam rangka memilih bupati dan wakil bupati di  Pidie, diharapkan dengan adanya pencerahan tentang politik Islam ini akan menyadarkan masyarakat untuk tidak sembarangan dalam memilih pemimpin, sehingga berakibat kepada kemelaratan masyarakat dan kemunduran pelaksanaan syariat Islam. Dialog yang direncanakan sebanyak empat kali ini, pada minggu berikutnya akan membahas tentang fiqh muamalah (ekonomi Islam), Fiqh Haji dan Fiqh Zakat demikian ungkap Darwin Juwaini, selaku ketua panitia pelaksana dialog mengakhiri penjelasannya.

 

Bagi Paket  Sembako

Di sela-sela acara dialog, pihak Dewan Da’wah Juga membagikan 40 paket sembako kepada faquir miskin yang ada di kemukiman Peudaya. Paket yang berisi 5 kg beras, minyak makan, gula, tepung masing-masing 1 Kg dan 1 kotak teh celup merupakan bantuan kerjasama Lazis Dewan Da’wah dengan Muslime Helfen German, yang beberapa waktu sebelumnya juga sudah disalurkan di Wilayah Aceh Besar.

Walaupun bantuan ini tidak seberapa dari sisi materi, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian Dewan Da’wah kepada faqir miskin di bulan ramadán yang penuh berkah ini.

 

 

Pidie, 6 Agustus 2011

Pelaksana,

 

 

Darwin Juwaini

Koordinator

 

Fasilitasi Pendidikan

Fasilitasi yang dilakukan oleh Dewan Da’wah Aceh ini sebagai proses follow dari kegiatan pembinaan muallaf yang sudah dilaksanakan di daerah perbatasan (Aceh Singkil, Subulussalam dan Aceh Tenggara). Karena terbatasnya sumber daya manusia lokal (putra daerah) sehingga proses pembelajaran tentang keislaman tidak berjalan dengan baik, kendati sudah ada program da’i perbatasan dari Pemerintah Aceh melalui Dinas Syariat Islam. Untuk itu Dewan Da’wah berinisitif menyekolahkan putra putri dari daerah perbatasan, untuk tahap awal dari pedalaman Aceh Singkil, dan menandatangani kontrak dengan orang orang tua masing-masing agar bersedia kembali ke kampung masing-masing untuk mengajari masyarakatnya.

Program ini terlaksana atas kerjasama dengan Yayasan Syeikh Eid Qatar, Yayasan Ash-Shilah, Pesantren Abu Lam U, Syeikh Abdullah dari Turki dan Ma’had Ar-Rabwah, Pengurus Daerah Dewan Da’wah Acejh Singkil, Baitul Mal Provinsi Aceh dan Baitul Mal Kabupaten Aceh Besar serta sejumlah donatur lainnya.

Mengingat kondisi ekonomi keluarga santri  yang sangat memprihatinkan dalam berbagai sisi kehidupan, baik yang muallaf, fakir miskin dan yatim, maka kami mengajak agar hati kita tersentuh untuk mengambil peran masing-masing dalam  rangka kepedulian bagi mereka. Apa yang bisa dan sudah kita lakukan untuk saudara baru kita? 

Kepada para dermawan dan donatur yang berminat membantu dapat menghubungi Sekretariat Dewan Da'wah Aceh di Jalan T. Nyak Arief No. 159 Lamgugob-Jeulingke Banda Aceh… Telp. 0651-7406436 Fax (0651) 7551070 email; ddiinad@yahoo.com atau hubungi langsung Koordinator Pembinaan Anak Muallaf, Ali Amin HP. 0811688173, via Rekening Bank Muamalat Indonesia Cabang Banda Aceh Rekening Nomor: 918.1604699 an: hasanuddin yusuf adan QQ DDII – NAD atau Rekening Giro Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia di BPD Aceh Syariah Nomor Rekening 612-01-08000031-5

 

 

Banda Aceh, 4 Agustus 2011

Pengurus,

 

 

Said Azhar

Sekjen Dewan Da’wah Aceh