Aneka Lomba Meriahkan ADI Fair 2019

 

Banda Aceh (27/1) — Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh yang merupakan lembaga pendidikan binaan Dewan Dakwah Aceh menggelar ADI Fair II tahun 2019 di Kompleks Markas Dewan Dakwah Aceh, Gampong Rumpet, Kec. Krueng Barona Jaya, Aceh Besar.

Kegiatan dengan tema “merajut ukhuwah dalam bingkai dakwah menuju masa depan ummat yg cerah” itu berlangsung sejak 24-27 Januari 2019.

Aneka perlombaan islami meriahkan kegiatan yang diikuti puluhan mahasiswa tersebut. Diantaranya tahfizhul qur’an, pidato bahasa arab, karangan/tulisan berbahasa arab dan turnamen futsal. Selain itu juga diadakan kegiatan rihlah dan tafakkur alam bersama keluarga besar Dewan Dakwah Aceh.

Ketua Panitia M Reza Adlani, S.Sos mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang diikuti oleh mahasiswa ADI dengan tujuan utamanya untuk menggali dan meningkatkan potensi para mahasiswa. Selain itu juga untuk mempererat ukhuwah dalam berdakwah guna memaksimalkan peran dai dalam pembinaan ummat.

Alumni STID Mohd Natsir Jakarta menambahkan ummat islam saat ini sangat membutuhkan peran dai dalam pembinaan keimanan dan akhlaqul karimahnya.

“Hal ini akan tercapai apabila hubungan antar sesama dai itu terbina dan terikat kuat. Dengan demikian akan melahirkan gagasan dan tindakan yang cemerlang sehingga dapat mencerdaskan ummat dalam beribadah, bermuamalah, berbangsa dan bernegara,” kata Reza, Minggu (27/1/2019).

Sementara itu Direktur Akademi Dakwah Indonesia (ADI) Aceh, Dr Muhammad AR MEd mengatakan dirinya menyambut baik dan sangat mengapresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

Menurutnya dengan pelaksanaan ADI Fair itu maka para mahasiswa akan dapat menyalurkan bakat minat mereka dan sekaligus dapat mengukur diri sendiri terhadap penyerapan bidang studi dan ilmu yang mereka pelajari selama ini.

“ADI Fair ini merupakan ajang pertunjukan bakat dan kebolehan mahasiswa. Hal ini sangatlah bermanfaat bagi mareka dalam rangka pembentukan skill keilmuan yang selama ini mereka timba dan pelajari dari para ustad-ustad dan pengajar mereka,” kata Dr Muhammad AR.

Ia menambahkan para pemenang akan mendapatkan hadiah berupa piala, sertifikat dan bingkisan menarik lainnya, sebagai bentuk penghargaan dan motivasi kepada para peserta agar senantiasa mengembangkan potensi dan keilmuan mareka.

Lailan Fajri Saidina Pimpin Dewan Dakwah Lhokseumawe

 

Lhokseumawe (15/1) — Lailan Fajri Saidina resmi memimpin Dewan Dakwah Kota Lhokseumawe periode 2018-2021. Lailan bersama pengurus lainnya dilantik oleh Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA di Aula Walikota Lhokseumawe, Selasa (15/1/2019) malam.

Hadir dalam pelantikan tersebut perwakilan Dandim, MPU, Kesbangpol, Majelis Syura Dewan Dakwah dan undangan lainnya.

Ketua Umum Dewan Dakwah Aceh Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA dalam sambutannya mengatakan Dewan Dakwah yang lahir pada 26 Februari 1967 itu didirikan oleh tokoh Nasional yang merupakan mantan Perdana Menteri pertama RI Mohammad Natsir dengan tujuan utamanya adalah bekerja untuk kemaslahatan ummat islam di Indonsia.

Dari itu Tgk Hasanuddin berharap Dewan Dakwah Lhokseumawe dapat fokus pada gerakan dakwah, yang menurutnya dengan gerakan dakwahlah yang dapat membebaskan ummat islam dari berbagai tantangan-tantangan yang ada.

“Dewan Dakwah hadir untuk membentengi aqidah ummat dari upaya pendangkalan dan mempererat ukhuwah dengan sesama Ormas dan lembaga dakwah yg ada. Semua itu dalam rangka mewujudkan jalannya syariat Islam yang bermuara kepada kemaslahatan ummat,” kata Tgk Hasanuddin.

Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN AR-Raniry ini menambahkan Dewan Dakwah Lhokseumawe juga harus terus berbuat meskipun terasa kecil pada penilaian manusia. Apalagi Aceh sudah berlaku Syariat Islam, jadi banyak hal yang harus dikerjakan.

“Dewan Dakwah Lhokseumawe dapat bersinergi dengan ormas islam lainnya dan pantang surut untuk kemajuan Islam, karena Allah bersama kita,” kata Tgk Hasanuddin.

Sementara Walikota Lhokseumawe yang diwakili oleh Ketua Majelis Syura Tgk H Ramli Amin M.Kom.I berharap kehadiran Dewan Dakwah ini dapat memberikan kontribusi besar demi pembangunan Lhokseumawe. Dan Pemerintah Kota Lhokseumawe akan membantu program-program yang akan dijalankan dalam membangun masyarakat.

“Dewan Dakwah ini akan menjadi salah satu mitra pemerintah kota khususnya dalam pelaksanaan syariat islam secara kaffah. Hal ini sesuai dengan visi misi kami dalam rangka mewujudkan kota Lhokseumawe bersyariat, sehat, cerdas dan sejahtera. Dan dukungan dari semua pihak khusunya pengurus Dewan Dakwah yang baru dilantik sangat diharapkan,”katanya.

Walikota Lhokseumawe juga menambahkan saat ini berbagai masalah melanda masyarakat diantaranya peredaran narkoba, pergaulan bebas, pendangkalan akidah dan persolan lainnya. Oleh karena itu kehadiran Dewan Dakwah dapat menjadi patner kerja pemerintah untuk dapat berperan aktif dalam memperbaiki kondisi ummat khususnya dalam perbaikan akhlak.

“Disisi lainnya, kami mengharapkan kepada pengurus untuk dapat menyusun program kerja yang bebar-benar dibutuhkan ummat. Dan pemerintah kota akan membantu baik moril maupun materil semoga dapat bersama-sama membangun Kota Lhokseumawe ke arah yang lebih baik,”pungkasnya.

Ketua Panitia Hendri Saputra S.Sos mengatakan Pengurus Dewan Dakwah Kota Lhokseumawe yang dilantik Lailan Fajri Saidina sebagai Ketua, Tgk Zulkifli Ibrahim MHI sebagai Sekretaris, H Tomi Kaban sebagai Bendahara dan di bantu oleh biro-biro lainnya.

Hendri Saputra menambahkan dalam rangkaian pelantikan tersebut juga diadakan kegiatan lainnya yaitu orientasi dan rapat kerja pengurus serta seminar Dakwah Roadmap dengan tema “Menakar Tantangan & Prospek Dakwah Islamiyah Era Revolusi Industri 4.0” dengan pemateri Dr Tgk Hasanuddin Yusuf Adan MCL MA (Ketua Dewan Dakwah Aceh), Dr H Moh. Haekal MM (Dosen Unimal), Dr Hamdani AG MA (KPI Aceh) dan Lailan Fajri Saidina (Ketua Dewan Dakwah Lhokseumawe).